Dialog Lintas Agama, Polri Bersama Unsur Terkait Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Dalam Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Kamis 31 Mei 2018 pukul 09.30 Wita, bertempat di Aula Wirabakti kab.Bone Bolango telah dilaksanakan Dialog Lintas Agama dengan tema “meningkatkan kewaspadaan dalam rangka menangkal bahaya Terorisme dan faham Radikalisme” yang dilaksanakan oleh LSM pilar bangsa bersama Ikatan Mahasiswa IAIN sultan amai Gorontalo.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bone Bolango yg diwakili Oleh Asist II bid. keagamaan, Sdr. Hi.abdul rasid kamaru,M.Pd Ketua FKUB prov.Gorontalo (pemateri), Kasubdit III Dit Intelkam AKBP Roni s.Engahu,S.Pd,(pemateri), Drs.karim pateda,MM ketua dewan adat prov.gorontalo (pemateri), kasat Intelkam Polres Bone Bolango AKP marten, TOMA,TOGA,TODA Prov.Gorontalo, serta elemen Mahasiswa Prov.Gorontalo.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci alquran yang dilanjutkan dengan penyampaian rencana kegiatan Panitia pelaksana, kegiatan Dialog tersebut dibuka dengan sambutan oleh Bupati Kab.Bonbol yg diwakili, oleh asisten II ,yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlunya peran seluruh elemen untuk menangkal paham radikal dan Terorisme, perlunya pemahaman secara serius generasi muda terhadap paham radikalisme dan Terorisme, serta menghimbau kepada generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan dari pengaruh maupun ajakan radikalisme.

Ketua FKUB juga menyampaikan tentang strategi FKUB dalam membangun kerukunan umat beragama antara lain yakni meningkatkan nilai _nilai keagamaan Lokal gorontalo dalam nilai ukhuwah daerah untuk menangkal paham Radikalisme, meningkatkan toleransi serta tenggang rasa sesama umat beragama di wilayah provinsi Gorontalo, meningkatkan kewaspadaan masyarakat trhadap bahaya paham radikal dengan meningkatkan toleransi dilingkungan bermasyarakat, melakukan sosialisasi perpu dan kebijakan dibidang keagamaan yg berkaitan dengan kerukunan umat beragaman dan pemberdayaan masyarakat, serta perlunya menghindari paham radikalisme dan terorisme yang berdampak pada gangguan kamtibmas.

Drs.karim pateda,MM selaku ketua dewan adat Prov.gorontalo juga menyampaikan bahwa perlunya pemahaman masyarakat dalam kehidupan sehari-hari berinteraksi sesama masyarakat sekitar maupun umat beragama, serta diharapkan masyarakat dengan kearifan lokal tdk gampang terkontaminasi dari berita HOAX yang beredar dimasyarakat dengan saling menjaga antar umat beragama.

Pada kesempatan tersebut juga, kasubdit III dit Intelkam Polda Gorontalo menyampaikan bahwa caea upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya paham terorisme di wilayah Prov.Gorontalo diantaranya yakni perlunya secara bijak menggunakan media sosial khususnya dalam menangkal faham radikalisme yang saat ini sudah ada diwilayah provinsi Gorontalo, diharapkan dalam kehidupan beragama kita jangan terceraiberai, kita harus bersatu walaupun berbeda agama untuk menangkal bahaya radikalisme dimana diwilayah Prov.Gorontalo, serta menghimbau agar seluruh elemen yang ada di wilayah prov.gorontalo dapat bersinergi khususnya para TOGA, TOMA, TODA, dan para generasi muda yg ada di prov.gorontalo untuk bersama-sama menangkal faham radikalisme dan bahaya terorisme di wilayah Prov.Grontalo.

Penulis : Fandi

Editor : Mulyono

Publish : Fandi

Author: Fandi Umar
Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X