Kapolres Laksanakan Pertemuan Bersama FKUB Se-Kota Gorontalo

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Selasa (12/06/2018) pukul 09.00 telah berlangsung FGD Pertemuan Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya, SIK. MM., dengan FKUB se kota gorontalo bertempat di Aula Wirapratama Polres Gorontalo Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Sabhara, Kasat Intelkam,Kasat Binmas, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Adapun penyampaian dari rapat tersebut yakni  Penyampaian Pendeta Drs. Refli Lamber mengenai keadaan anak anak jaman sekarang yg perlu dilakukan pendekatan baik dengan cara pengajaran di sekolah maupun di lingkungan ia tinggal agar dapat menciptakan kerukunan di kota gorontalo.

Ketua Sinode Juanita Takasenseran Mth Gorontalo menyampaikan bahwa perlu di lakukan penyelidikan lebih lanjut apa motif dari anak anak tersebut  melakukan pelemparan dan pihak Sinode mengucapkan juga terima kasih kepada kapolres gorontalo kota  beserta jajarannya yang dalam waktu yang sangat cepat dalam melakukan pengungkapan.

Dalam penyampaiannya ketua jemaat Sentrum ibu Oktavin Labuno Moses Sth sentrum bahwa kami menyerahkan kepada kepolsian res gorontalo kota masalah penyelidikan pelemparan gereja Sentrum walaupun kejadian tersebut menimbulkan keresahan tetapi pihak Gerja mengucapkan terima kasih atas pengungkapan  sehingga kecurigaan antara jamaah  gereja sudah tidak ada lagi. Bahwa kami mengampuni apa yg dulakukan oleh anak-anak tersebut namun kami juga mengaharapkan ada efek jera.

Jemaat Setrum Bpk Sunje Hati menyampaiakan bahwa  kami  selama ini memiliki hubungan baik dengan masyarakat sekitar dan kami juga tidak mengharapkan hal tersebut terjadi kepada anak anak kita. Untuk kedepan agar kita sebagai orang tua dapat menjaga dan membina anak anak kita kedepan agar mereka dapat memperbaiki sikap dalam pergaulan dalam kerukunan beragama.

Gambaran kedua anak tersebut pernah juga dilaporkan masyarakat  bahwa mereka juga pernah dilaporkan mengambil ayam warga yang berada di kel bugis. Namun saya sebagai lurah berharap ini cuman kenakalan remaja dan tidak terulang lagi di akan datang.”Ungkap Lurah Bugis”

Bapak malik sebagai ketua tamirul mesjid kel bugis mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kenakalan anak dan beliau berharap agar kedepan kiranya hubungan keagaaman antar umat bukan cuman hanya kita sebagai orang tertua namun juga hubungan antar remaja dan anak anak bisa mempererat hubungan dengan rencana kami mengadakan giat olah raga bersama dan kami meminta maaf  atas kejadian pelemparan dan kami akan berusaha membina anak anak kami

Penyampaian ketua LPM Bpk Marwan Darise bahwa kejadian pelemparan yang dilakukan  anak anak tersebut kemungkinan besar dalam keadaan mabuk karna yang bersangkutan setelah dilakukan pe gecekan di lapangan oleh kami bahwa yang bersangkutan bersama teman temannya sering menggunakan Lem Fox. Dan kami dari keluarga juga meminta maaf kepada pihak jemaat gereja Sentrum atas kejadian pelemparan yang dilakukan Anak anak kami.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Gorontalo kota Akbp Yan Budi Jaya, SIK. MM mengatakan bahwa pihak polres kota siap mengamankan kota gorontalo dan apabila ada keluhan dari masyarakat masalah miras kiranya masyarakat dapat berperan aktif memberikan informasi untuk membantu polres gorontalo kota dalam melakukan penindakan.

Bahwa dalam menangani kejadian pelemparan gereja Sentrum, agar kiranya Lurah bugis beserta camat kota timur dapat melakukan pembinaan terhadap kedua anak tersebut agar kemudian hari tidak terulang lagi. Kami pihak polres gorontalo akan tetap melakukan proses hukum dan akan di kenakan dalam peradilan anak.”Tututp Kapolres”

Penulis  : Firdha

Editor    : Mulyono

Publish  : Firdha

Author: Sri Firda Ulfiah
Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X